Menolak Email pada Postfix/Zimbra

Category : Debian, Linux, Mail Server, Zimbra

Beberapa waktu terkini, saya mendapat keluhan dari user mail server yang saya pelihara. Email-email tidak jelas masuk ke inbox mereka. Setelah saya pelajari salinan email yang dimaksud, tampak jelas bahwa email tidak terkirim dari email server kami. Akan tetapi berasal dari email server di luar. Tujuan dan asal email memang ke arah domain klien saya tersebut. Jadi sekiranya email tersebut tidak sampai ke tujuan, pasti akan berbalik ke arah email server kami.

Solusi yang dijelaskan disini meski berbasis Zimbra, jelas bisa diterapkan pada sistem lain yang menggunakan Postfix. Karena kita tahu Zimbra menggunakan Postfix sebagai MTA (Mail Transfer Agent).

Kembali ke masalah yang sedang kita bahas. Email-email tersebut mempunyai pola Subject yang mengandung kata “VIAGRA”. Meski keseluruhan subject berubah-ubah sesuai dengan alamat email yang dikirimi. Misalnya isi Subject-nya “blah VIAGRA Official Site -96%”, yang dikirim ke email blah@domain.com.

Dengan pola tersebut, diputuskan untuk menolak semua email dengan subject yang berisi kata “VIAGRA”. Continue Reading

Memulai Postgresql

Category : Database, Postgresql

Setelah terjadi hiruk pikuk alih tangan MySQL pada saat ingin fokus menggunakan MySQL, membuat saya berpikir untuk kembali fokus dengan database server PostgreSQL. Dengan pertimbangan masa depan yang menurut saya kurang bagus buat MySQL. Ini adalah kejadian yang ketiga setelah saya beralih dari distribusi GNU/Linux RedHat/Fedora ke Mandrake/Mandriva, dan kemudian ke Debian. Dengan alasan yang sama tentunya. Masa depan yang sepertinya gak terlalu bagus.

Beberapa tahun saya telah mengunakan dua database utama yaitu MySQL dan PostgreSQL. Namun tidak pernah membuat dokumentasi masing-masing. Sekarang saat yang tepat untuk segera membuat dokumentasi. Agar mudah mencari apa yang telah saya kerjakan, daripada mencari dalam lautan database mesin pencari di Internet. Selain itu agar bermanfaat pula bagi orang lain.

Fitur-fitur penting dijelaskan di website postgresql. Tapi seingat saya, PosgreSQL mempunyai fitur yang jauh di atas MySQL di awal-awal tahun 2000-an. Untuk kondisi sekarang belum membandingkan, karena MySQL sudah sedemikian maju. Dan saya baru mulai menggunakan PosgreSQL lagi. Continue Reading

Mengaktifkan Web Server Lighttpd

Category : Debian, Linux, Web Server

Deskripsi mengenai Lighttpd yang bisa didapat dari website resminya adalah:

” Security, speed, compliance, and flexibility — all of these describe lighttpd (pron. lighty) which is rapidly redefining efficiency of a webserver; as it is designed and optimized for high performance environments. With a small memory footprint compared to other web-servers, effective management of the cpu-load, and advanced feature set (FastCGI, SCGI, Auth, Output-Compression, URL-Rewriting and many more) lighttpd is the perfect solution for every server that is suffering load problems. And best of all it’s Open Source licensed under the revised BSD license. “

Catatan ini adalah rekaman yang sempat saya buat ketika membuat aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa skripting python.

Instalasi

Seperti biasa, cara menginstall perangkat lunak di distribusi Debian sangat mudah:

kripton:~# apt-get install lighttpd
Reading package lists... Done
Building dependency tree
Reading state information... Done
Suggested packages:
  rrdtool
The following NEW packages will be installed:
  lighttpd
0 upgraded, 1 newly installed, 0 to remove and 53 not upgraded.
Need to get 0B/308kB of archives.
After this operation, 930kB of additional disk space will be used.
Selecting previously deselected package lighttpd.
(Reading database ... 23730 files and directories currently installed.)
Unpacking lighttpd (from .../lighttpd_1.4.19-5+lenny1_i386.deb) ...
Processing triggers for man-db ...
Setting up lighttpd (1.4.19-5+lenny1) ...
Starting web server: lighttpd.

Jika di akhir instalasi ditemui pesan seperti ini:

Starting web server: lighttpd2010-06-13 12:34:14: (network.c.300) can't bind
to port:  80 Address already in use
 failed!
invoke-rc.d: initscript lighttpd, action "start" failed.

Berarti ada web server yang telah menggunakan port 80. Dan biasanya adalah Apache. Anda dapat menghapus Apache dari sistem atau menonaktifkan, jika suatu saat memerlukan tidak perlu menginstall ulang.

Untuk menghapus Apache dari sistem:

kripton:~# apt-get --purge remove apache2

Continue Reading