Penggalan percakapan ini adalah percakapan antara saya dengan seorang tukang tambal ban di pinggir jalan.
Saya: “Pak tolong tambal ban motor saya, barusan kena paku besar.”
Tukang tambal ban: “Coba saya lihat Dek.” (Tukang tambal ban membuka ban motor saya, kemudian memompa, dan memeriksa kebocoran pada ban dalam.)
(Setelah ketemu letak bocornya, kemudian si tukang tambal ban mengampelas ban dalam, memberi lem, menempel bahan tambalan, dan memanggang tambalan ban.)
Saya: “Sudah lama nambal ban Pak?”
Tukang tambal ban: “Kira-kira dua tahun Dek.”
Saya: “Lama juga ya Pak. Memang dulu belajar nambal ban dimana Pak?”
Tukang tambal ban: “Ooo itu. Dulu saya bekerja di bengkel di pertigaan jalan itu dek.” (Si tukang tambal ban menunjuk pertigaan jalan, sekitar 100 meter di depan.) Continue Reading





